SOCCER88-- Namaku Reni, Aku kelas XI SMU awal sekolahku di derah Jakarta selatan, dan katanya teman-temanku aku memiliki body yang sexi dan wajah cantik. Dan aku baru pindahan dari SMU Jakarta selatan sekarang aku pindah sekolah di daerah magelang tempat ayahku tinggal karena Ibu ku dari jakarta dan Ayahku dari magelang. Ayah dan Ibuku bercerai dan sekarang aku tinggal sama Ayahku. Aku dari waktu SMU dan masih sekolah di Jakarta selalu memakai seragam model rok pendek, dan tubuhku kelihatan seksi.
Awal aku masuk sekolah di SMU sekarang ada salah satu temanku cowok yang selalu caper padaku, Namanya Gilang, aku kalau setiap ketemu sama Gilangdan aku selalu keingat sama dia sampai kalau aku melamunin dia membuat diriku terangsang. aku pun terkadang sering masturbasi sambil membayangkan Dia. Entah ada apa denganku kalau setiap aku di kamar yang ada di otakku hanya Gilangdan sering aku membyangin bercinta sama dia.
Dan suatu hari aku bermaksud menyatakan cinta sama Gilang, karena aku tak tahan dengan persaanku sendiri. Waktu itu setelah pulang sekulah dan aku nmenunggunya di pintu gerbang sekulahan aku memanggil Gilang,
“Gilang, tolong berhenti sebentar kamu ada waktu sebentar gak aku mau ngomong sama kamu penting nih,?”
“Mau ngomong apa ya Ren,? Iya silahkan ngomong saja,” jawab Gilang.
Saat itu aku benar-benar grogi dan degdegan, tapi mau gimana lagi aku gak kuat nahan perasaanku sendiri setelah dari awal aku masuk sekulah baruku dan sampai sekarang udah hampir empat bulan. Akhirnya Gilangtidak menolak ajak anku akhirnya kami berdua kembali masuk di sekolahan karena waktu itu di pintu gerbang dan kembali lagi di area sekulahan,
Dan aku sama Gilangduduk langsung saja mengatakanya,
“Gilang, aku cinta dan sayang sama kamu, kamu mau jadi cowokku,?” Aku.
Saat itu sebenarnya malu sekali dan rasanya ingin berteriak karena aku sulit memendam perasaanku sendiri. Dan Gilanglangsung jawab,
“Emmm,, gimana ya Ren, tunggu sebentar tak pikir-pikir dulu,” jawabnya Gilang.
Aku tahu kalau Gilang selama di sekul tidak mempunyai cewek, setauku dari aku pertama sekolah disini dia juga gak dekat sama temanya cewek kecuali aku, karena kedekatanku sama Gilangdan kami selama sekolah dia selalu hampir sering bersamaku itupun saat istirahat. Dan akhirnya Gilangmenjawab karena sekolahan udah sepi dan pada pulang semua akhirnya Indra menjawab,
“Iya deh kami jadian, sebenernya aku juga naksir sama kamu Ren, tapi aku gak mau bilang sekarang dan kalau sekarang aku belum siap mengatakanya,” jawab Gilang.
Dan ternyata perasaan Gilangkepadaku sama, aku merasa bahagia saat mendengar Gilangmenjawab balik dan jawabanya sama. Dan akhirnya aku karena senang sekali dan sangat bahagia waktu itu, aku langsung memeluk Gilangdan mencium pipinya aku tak sadar waktu itu.
Akhirnya semakin sore dan sepi setelah kami berdua ngobrol sana-sini ini itu dan suasana sepi aku juga punya kelainan seperti hiperseks dan aku langsung memancingnya dengan duduk didekatnya sambil aku peluk dari samping dan tangannya aku kenakan payudaraku sesekali aku mencium pipinya dan dia membalas ciuman pipiku, dan aku bilang sama Gilang,
“Dari pada nanti ada orang mRenihat kami berdua disini gimana di kelas aja Gilangmumpung sepiu nich,? Ajakanku.
Gilang waktu itu sepertinya grogi sekali karena ajakanku, dan dia sedikit pucat aura wajahnya dan aku terus memancingnya dengan menggerakkan badan ku dan payudaraku terus aku tempelkan ke tubunya sambil aku bilang sama dia dengan manja-manja akhirnya Gilangmau,
Iiiiya Ren, Aaaayo,” jawaban Gilang sambil grogi.
Dan sebelum masuk ke ruang kelas aku melihat kanan kiriku masih ada orang tidak dan saat itu suasana sepi aman tidak ada orang akhirnya kami berdua masuk ke ruangan kelas, dan pintu kelas aku tutup aku kunci dari dalam,
Aku langsung memulainya, Gilang kudekati dan aku mulai menciumi bibirnya, dan Gilang meskipun grogi dia langsung membalas ciumanku, Gilang tangannya aku pegang satu dan aku arahkan ke payudaraku yang sebelah kanan, dan dia langsung meremasnhya, dan remasanya lembut sekali membuatku semakin birahi, tanganku langsung mengarah ke batang penisnya Gilang, dan tiba-tiba Gilanglangsung melepaskan ciumanku dan remasan payudaraku,
“Auuuuu..geli Ren,,aku malu padamu kalau kamu seperti ini,” Gilang bilang gitu.
“Gak usah malu, sama aku dan tidak ada orang yang melihatnya kok,” jawabku.
Lalu aku dekati lagi si Gilangdan aku melanjutkan ciumanku dan dia juga mebalas ciumanku akhirnya ku pegang penisnya dari luar, karena waktu itu masih pakai celana dan baju seragam, dia menikmati pegangan dari tanganku sambil aku husap-husapkan, dan Gilangtiba-tiba menciumi leherku dengan lidahnya membuatku semakin birahiku gak bisa nahan, dan aku melepas kancing sabuk celananya Gilangterus membuka kancing celananya dan aku langsung mengeluarkan penisnya dari celana dalamnya dan ternyata penisnya Gilangudah mengeras panjang dan besar sambil aku elus.
Lalu aku menjongkok dan Gilang duduk di meja bangku, dan masih pakai baju tapi penisnya masih keadaan di luar dan penisnya masih besar dan panjang, langsung aku mengulumnya sambil kumainkan kulumanku dan Gilang mendesah sambil matanya merem menikmati kulumanku,
“Ahhhhh…Ren,, enak sekali Ren,, emhhh,” desahan Gilang.
Setelelah beberapa menit kemudian aku di suruh Gilang berdiri dan Gilang sudah gak grogi lagi, aku udah berdiri Gilang menyuruhku duduk di atas meja, Gilang mengelus pahaku dan tanganya yang satu membuka kancing baju seragamku, sambil mengeluarkan payudaraku dari Bhku, langsung di remasnya kedua Payudaraku dan lama-lama di jilati putingku sambil dikulum dan aku mendesah hebat sekali karena aku sudah terangsang dan birahiku semakin memuncak,
“Auhhhhhhhhhhh…ahhhhhhhhhhhh..Gilang..Aahhhhhhhh,’ desahanku.
Lalu setelah mengulum payudaraku, Gilangmembuka rokku dan tanganya mengarah ke memekku, dan memekku di mainkan sama Gilang, sambil di elus dan memRenintir klitorisku dan aku mendesah semakin gila,
“Ahhhhhhhhhhhhhhh…owhhhhhhhhhh..emhhhhhhhhhh..Ndi..” desahanku semakin dasyat.
Karena desahanku semakin dasyat Gilang melepaskan celana dalam ku, dan memekku udah basah, aku masih bawa rok yang aku pakai rok yang aku pakai hanya di ataskan dan kedua kakiku melengkang, akhirnya Gilang berdiri dan memasukkan batang penisnya kedalam memekku yang sudah basah,
“Blessssssssssssssssssss”
Aku mendesah kesakitan karena vaginaku masih agak rapet meskipun aku udah gak perawan lagi, karena aku sama cowok-cowokku yang dulu di jakarta sering melakukan ngentot atau seks.
Lama-lama semakin terasa licin memekku karena penisnya Gilangdi gerakan maju mundur dengan pelan-pelan aku udah merasa tidak sakit lagi dan tidak mendesah lagi, Gilang melakukan gaya maju mundurnya semakin keras, dan sambil mencium bibirku dan tanganya meremas payudaraku, aku menikamtinya dan sambil mendesah lirih.
Sampai kami gak berpindah posisi, dan kira-kira udah 20menit Gilangmau menuju klimaks,
“Ren aku mau keluuuuaaaar ni,?” tanya padaku.
“Jangan di keluarkan dalam lho Gilang,” jawabku.
“Iya Reni,” jawabnya kembali.
Genjotan Gilangmaju mundur semakin keras dan Gilangmelepaskan penisny keluar lalu dia menyuruhku turun dari atas meja lalu setelah turun dari meja aku suruh mengulum batang penisnya lagi dan,
“Crootttttttt..crottttttttttt..crottttttttt”
Semua seperma Gilangmasuk ke dalam mulutku sampai membanjiri di dalam mulutku. Lalu aku mengajak Gilang untuk merapikan pakain nya langsung mengajak Gilang pulang, sebelum aku keluar kelas aku dan GilangmRenihat situasi kanan kiri dan kami berdua melihhat penjaga sekolah itu sedang menyapu di kelas sebelah yang aku dan Gilang melakukan seks. Lalu dia sedang nyapu di kelas sebelah aku dan Gilang mencoba berjalan pelan-pelan dan keluar dari kelas tersebut.
Akhirnya aku keluar dari lingkungan sekolah dengan aman sampai di parkiran motor lalu aku di boncengin Gilang naek motor lalu aku di antar pulang sampai rumah. Betapa bahagianya aku, awal jadian pacaran langsung melakukan seks di dalam kelas. Dan kami setelah kejadian itu masih sering melakukan seks tapi di rumahnya Gilangkalau gak di rumahku, mRenihat kondisi rumah mana yang sepi. Sampai kami melakukanya sampai kelas XII SMU dan setelah lulus SMU kami kuliah dan kami masih berpacaran. Aku dan Gilang juga sering melakukanya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar